
Rakyat Today.Id _ Merauke – Puluhan supir angkutan kota ( angkot ) menggelar aksi mogok yang di pusatkan di jalan Martadinata Distrik Merauke. Aksi mogok ini dalam rangka mendukung kenaikan harga BBM yang telah di tetapkan oleh Presiden Jokowi pada Sabtu (3/9) lalu.
Perwakilan Komunitas Angkot
Hendrik mengatakan aksi mogok ini sebagai bentuk dukungan kenaikan harga BBM tetapi para supir juga meminta Pemerintah daerah untuk menaikan tarif angkot, karena dengan tarif harga angkot saat ini di nilai sangat memperihatinkan pasalnya tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari.
Saat ini harga tarif angkot untuk anak sekolah sebesar Rp. 3.000 sedangkan untuk orang dewasa sebesar Rp.5.000. Para supir meminta agar tarif angkot di naikan untuk anak sekolah menjadi Rp.5.000 sedangkan untuk dewasa menjadi Rp.7.000.
“ Kalau tarif tidak di kasih naik kita mau kasih makan apa untuk anak istri sementara penumpang kadang sepi “ ujar hendrik.
Hendri juga menambahkan, Organda Merauke sampai saat ini tidak pernah hadir saat para supir angkut kesusahan, seharusnya organda ikut menyuarakan apa yang menjadi permasalahan supir di lapangan namun kenyataanya organda di nilai tidak efektif.
Pada supir berharap agar aspirasi yang di sampaikan dapat di dengarkan oleh pemerintah daerah. (Ami )




