
RAKYAT TODAY.ID _ DEPOK – Proyek pembangunan gedung sekolah SMP Neg 09 dan SMP Neg 29 yang berada di Kecamatan Cipayung Kota Depok Jawbarat sarat dengan pertanyaan dan kuramg transparan.
Proyek Pembangunan Dua Gedung SMP sekolah negeri di Kecamatan Cipayung inti, menelan biaya 36 Miliaran,namun terlihat dilapangan dikerjakan terkesan tertutup dimana papan pekerjaan tidak di tempel di luar agar bisa dj awasi dan diperhatikan masyarakat namun di tempel di dalam dengan gerbang pintu masuk selalu di kunci agar tidak bisa di akses masyarakat untuk memantau perkerjaaan yang di laksanakan oleh PT.Anggadita Teguh Putra tersebut.
Bahkan dari pantauan awak media diduga ada pekerja yang masih di bawah umur,namun opung selaku pengawas proyek membantah kalau para pekerjanya masih ada yang di bawah umur.karena setiap pekerja akan di daftarkan di BPJS tegasnya.
Namun lebih jauh si Opung meminta ke awak.media agar tidak memuat berita proyek tersebut yang miring-miring,dan meminta saling memaklumi saja ujarnya.
Sementara di lapangan tidak terlihat pengawas dari dinas Rumkin Kota Depok.sehingga pekerjaan yang menelan puluhan miliar tersebut bisa kurang pengawasan dari masyarakat juga dari penyedia.(tim)



