
Rakyat Today.Id _ Merauke Papua – Akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa sampai ke Papua.
Di Merauke masyarakat sangat mengeluhkan kelangkaan BBM, sejak tiga tahun terkahir ini masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM hingga harus mengantri berjam- jam. Dengan kesulitan mendapatkan BBM mengakibatkan banyak sekali kecurangan yang di temukan di lapangan, mulai telah di temukan ada partalite yang di jual ecer di campur dengan minyak tanah dan ada lagi pengetab yang memanfaatkan antrian di SPBU.

Hal tersebut di lontarkan salah satu masyarakat di Media Sosial Info Kejadian Kota Merauke ( IKKM ) salah satu masyarakat menyebutkan bahwa telah menjadi korban akibat kelangkaan BBM dan pada saat kehabisan BBM terpaksa harus membeli BBM di pengecer di sepanjang jalan raya Muli Mandalah Merauke.

Dalam postingnya oknum
masyarakat tersebut mebeberkan bahwa partalite yang di belinya di duga di capur dengan minyak tanah sehingga mengakibatkan kendaraan miliknya mogok karena BBM yang di beli di campur minyak tanah.
Dalam potinganya iya mengigatkan masyarakat untuk lebih berhati- hati dalam membeli BBM karena ada permainana oknum yang ingin meruap keuntungan dengan berbuat kurang. Selain itu iya juga meminta pemerintah untuk mengusut kelangkaan BBM yang terjadi di Merauke.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Najamuddin saat di konfirmasi mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan pengaduan terkait adanya masyarakat yang me jadi korban pembelian BBM yang di duga di campur dengan minyak tanah, masyarakat Merauke di himbau apabila mengalami hal seperti itu harus segera melapor dan membawa barang bukti, sehingga atas laporan itu Polisi akan melakukan tindakan terhadap oknum yang nakal.
“ Nanti kita cek berdasarkan informasi yang kami terima. Kalau ada cukup bukti bisa kami kenakan undang- undang migas, sehingga kalau ada masyarakat yang menjadi korban bisa langsung malapor” ujar Najamuddin. ( AR )




