
RAKYAT TODAY.ID _ BEKASI – Guna mencegah anak didiknya yang mayoritas masih pelajar terlibat atau ikut-ikutan tawuran,Karateka Perguruan Karate Shiroite Provinsi Jawabarat,latih dan kukuhkan mental kohainya dari Sabuk Coklat Tua Ke Sabuk Hitam tingkatan DAN I hingga DAN II di markas sekretariatnya Setu kabupaten Bekasi,Minggu (22/1)
Hal ini di katakan Ketua Dewan Guru Shiroite Provinsi Jawabarat, Shihan Parulian Panggabean (DAN VI Karate-do) ke wartawan disela-sela kegiatan latihan mental dan pelantikan Kohainya dari Sabuk Coklat Tua ke Sabuk Hitam dari DAN I hingga DAN II Shiroite Karatedo.
Shihan Parulian menjelaskan bahwa sekitra 12 Anggota Shiroite Provinsi Jawabarat yang telah mengikuti Ujian Kenaikan sabuk pada bulan Desember tahun 2022 lalu yang di pimpin. Langsung Guru Besar Soke Andrew Simanjuntak dimana bagi mereka yang di nyatakan lulus kemudian dilantik pada hari Minggu (22/1) kemaren dengan mengikuti berbagai tahapan yang harus di lalui dari running, pemantapan kihon,perkuat dasar Kata dan Kumite serta Kata Sancin lalu terakhir melalukan Tameshiwari (pemecahan benda-benda keras) dan yang lolos mengikuti tahapan lalu di Lantik dan di akhiri dengan makan nasi liwet bersama di atas daun pisang sebagai wujud kebersamaan.
Rafel salah satu peserta pelantikan mengatakan bangga dan terimakasih kepada perguruan shiroite dari tingkat Shihan hingga Sensei dan Simpai yang telah melatih mental dan tehnik perkarateanya sehingga sampai kepada tingkatan Sabuk Hitam hari ini,bahkan bisa mengaktualisasikan ilmu saya dengan telah aktif ikut melatih di Dojo SD Kalibaru satu Cilodong Depok sehingga apa yang saya dapat bisa saya salurkan kembali ke orang lain,bahkan untuk ikut-ikutan anak- anak pelajar lainya untuk tawuran tidak sempat terpikirkan,termasuk asyik main HP juga berkurang karena waktu saya sudah terprogram antara belajar di sekolah,berlatih dan melatih katanya ke rakyat today.
Hal yang sama juga di katakan Riski pelajar SMK kelas 11 ini berterimakasih bisa berlatih di Shiroite dan kini saya bisa melatih di dua Dojo katanya,artinya ilmu yang saya dapat langsung saya salurkan lagi ke kohai lainya sehingga ingatan saya akan ilmu tersebut tidak lupa dan tetap konsisten berlatih dan melatih tegasnya.
Sementara itu peserta lainya Laura Aruan pelajar putri kelas 10 di salah satu SMA di Jakarta timur ini juga berterimakasih kepada Perguruan Shiroite yang telah membinanya melalui para Shihan dan Sempainya sehingga bisa mencapai Sabuk Hitam bahkan telah aktif melatih di dua Sekolah SMP Negeri didepok bahkan berencana akan membuka Dojo baru di tempat sekolahnya sendiri.
Perguruan Karate Shiroite yang ada di Provinsi Jawabarat sendiri terus membenahi dirinya dengan banyak mencetak kader-kader Pelatih sambil memperbanyak membuka dojo-dojo baru yang ada di berbagai tingkatan kota atau kabupaten lainya yang ada di Jawabarat.(Duma/Steven/Doni)




