
RAKYAT TODAYID _ TEMBAGAPURA PAPUA – Ribuan warga Distrik Tembagapura menggelar doa dan syukur bersama di Halaman ex SD/SMP Banti, Selasa (22/2/2022).
Kegiatan ini merupakan makna syukuran atas kembalinya dari pengungsian di Timika pasca penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Kimbeli dan Waa-Banti Tahun 2017 silam.
Kegiatan ditandai dengan bakar batu, seperti bakar babi sebanyak 7 ekor, ayam, petatas, sayur diikuti ribuan orang dari masyarakat Waa-Banti, Kimbeli dan Opitawak.
Personil pengamanan sebanyak 1 Pleton Brimob Damai Cartenz dipimipin Ipda Syamsu, 1 Pleton Satgas Garuda dipimpin Kapten Andhika, 10 Personil Polsek Tembagapura dipimpin Ipda Ignatius Bari Sare dan 7 Personil Koramil Tembagapura dipimpin Serma Indra.
Masyarakat memulai acara tarian adat dilanjutkan dengan memasukkan daging babi, ayam dan sayuran ke lubang ditutup dengan menggunakan batu dan daun.
Tokoh Mama-mama Amungme Martina Natkime, mengucap rasa syukur karena selama ini masyarakat Waa-Banti, Kimbeli dan Opitawak tidak ada yang menderita seperti 3 tahun yang lalu selama mengungsi di Timika.
“Doa bersama dan syukuran ini dilaksanakan murni untuk kumpul dan makan bersama masyarakat yang berada di Waa Banti dan sekitarnya, tidak ada kepentingan pribadi, “kata Martina.
Selain itu, Martina juga berterima kasih kepada Kapolsek Tembagapura AKP Ahmad Dahlan dan Danramil Tembagapura Kapten Inf Heru dan Satgas Garuda dan Satgas Damai Cartenz yg mendukung acara ini dengan memberikan pengamanan.
“Kami Tripidis (Tiga Pilar Desa) akan mendukung penuh bersama Kapolsek Tembagapura dan Danramil Tembagapura untuk masyarakat Banti dan sekitarnya, “ujar Kadistrik Tembagapura Tobias Yawame.
Kapolsek Tembagapura AKP Ahmad Dahlan mewakili Kapolres Mimika mengucapkan terima kasih kepada Warga Banti dan sekitanya untuk saling membantu untuk acara doa dan syukur.
Hal senada juga disampaikan Danramil Tembagapura Kapten Inf Heru mewakili Dandim 1710/Mimika mengucapkan terima kasih atas acara doa dan syukur berjalan lancar, pihaknya akan membantu untuk warga Banti dan sekitanya.
Sementara itu Departmen CLO Management PT.Freeport Indonesia, Martinus Badii juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara.
Penyampaian aspirasi Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda masyarakat Banti kepada PT.Freeport Indonesia, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) dan pemerintah kiranya bisa membangun Rumah Sakit di Banti, Membangun Sekolah, Membuka Akses Bus Tembagapura ke Banti, Membuka Akses Mobil Tembagapura ke Banti, dan Membangun Pasar Mama-mama Amungme di Banti ( Rambo KaliKopi )



