Aturan Jober Pertamina Menyusahkan Masyarakat Kecil dan Nelayan Di Timika Papua 

Rakyat Today _ Timika.Papua – Dalam sebulan terakhir BBM bersubsidi jenis premium langka di kabupaten mimika propinsi papua kini terjawab sudah dengan hasil pertemuan antara dinas perindustrian kabupaten mimika dengan pihak jober pertamina kamis, 11/11/2021.

“hasilnya pertemuan BBM bersubsidi jenis premium ditiadakan dari pemerintah pusat dan digantikan dengan BBM jenis pertalite dan Pertamax,” ungkap Kadis Perindustrian dan Perdagangan Petrus Pali Ambaa.

Yang menarik dari pantauan wartawan RakyaToday hari ini selasa/16/11/2021/ semua SPBU di kabupaten Mimika dibanjiri oleh BBM jenis Premium, banyaknya nelayan membanjiri SPBU kilo 8 setelah mengetahui ada premium subsidi masuk SPBU, salah satu nelayan mengatakan selama ini kami membeli pertalite dan Pertamax walaupun mahal harganya.

“BBM subsidi jenis premium di spbu kota timika tidak ada hampir 2 bulan terpaksa kami beli pertalite 7.850/liter untuk mencari ikan dan lainnya, hari ini kami bersyukur sekarang ada lagi jual premium kesempatan kami nikmati subsidi dari pemerintah lagi, ” ungkap Laode nelayan pengepul karaka dari kampung manasari.

Setelah kami cek di SPBU ternyata BBM jenis Pertalite dan Pertamax telah habis TERJUAL kemudian Jober Pertamina Menjual lagi BBM Jenis Premium hari ini.

Padahal hampir sebulan lebih masyarakat kecil dan nelayan sebagai penerima BBM subsidi dari Pemeritah pusat terkesan dipaksakan, mengikuti aturan main dari SR Pertamina Timika yang mana nelayan dan masyarakat kecil membeli BBM jenis pertalite dan pertamax yang tidak disubsidi dengan harga yang mahal, saat dihubungi lewat telepon selularnya SR pertamina Pak Nanda Mengatakan ini sudah sesuai program kerja pertamina yang namanya “program Langit Biru”.kataNya.

Program ini mempermudah masyarakat kecil dan nelayan membeli pertalite dengan harga Rp.6.850/liter lebih hemat .Rp. 1.000 rupiah dari harga normalnya Rp. 7.850/liter dan hanya dapat di beli di SPBU Tenang Jaya Kilo 8, dan untuk kekurangan Rp. 1.000 rupiah ditanggung oleh pihak pertamina.’Ungkap Nanda.

Terkait indikasi bisnis jobber pertamina dimana menghabiskan penjualan BBM Jenis Pertalite dan Pertamax, setelah habis kemudian menjual BBM Subsidi Jenis Premium,”kadis perindustrian dan perdagangan, melalui pesan singkatnya ”mungkin baiknya pihak media juga bisa menanyakan langsung supaya tidak salah persepsi masing-masing”.

(Rambo Kalikopi)

admin

Media Rakyat Today lahir dari rahim seorang Jurnalis Televisi pinggiran kota depok provinsi jawabarat yang terpanggil untuk ikut berperan lewat UU Pers No.40 Tahun 1999 membaut media ini sebagai saluran aspirasi keadilan masyarakat guna meraih Indonesia maju dan juga ikut berperan membangun bangsa dengan menampilkan hasil-hasil karya anak bangsa dan negara dan juga kritik membangun baik di dalam dan di luar negeri termasuk menjaga keutuhan NKRI serta mengawal Negara Indonesia sebagai Negara Hukum dengan prinsif agar eguality before the law bisa terlaksana di Negara yang Kita Cintai Ini.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ https://olx69.jpn.com/ olx69