Kaum Perempuan Makin Semangat Ikut Pilkades di Taput

Foto : Sanny Vera br Matondang salah satu calon perempuan yang maju pada Pilkades 23 Nopember 2021 namti

Rakyat Today – Tapanuli Utara.Sumut  – Pilkades serentak di Kabupaten Tapanuli Utara yang dijawalkan tgl 23 Nopember yad, tampaknya seperti Pilkades sebelumnya (2015),terkesan mulai menghangat.Jauh hari sebelum hari H, perbincangan beraroma prokontra sudah ramai di desa-desa yang ikut pemilihan tahun ini. Sebanyak 200 desa di Kabupaten ini akan melaksanakan pesta demokrasi menentukan jalannya pemerintahan desa masing-masing. Prokontra merupakan hal biasa, tidak sampai menimbulkan gejolak yang bisa memancing gaduh.
Pengamatan kontributor media ini, walau jumlahnya tidak banyak sudah ada di beberapa desa calon yang maju dari kalangan perempuan. Memang hal itu bukan sesuatu yang langka. Buktinya pada Pilkades tahun 2015,sudah ada beberapa calon dari perempuan memenangkan pemilihan,seperti halnya di Desa Simamora. Di desa Panggabean Tapian Nauli Kecamatan Sipoholon juga pernah ada boru Simanjuntak dua priode menjadi kades.
Pada pilkades tahun ini minat kaum perempuan mencalonkan diri merebut kursi kades, tampaknya mulai menguat. Seperti terlihat di Desa Hutabarat Parbaju Tonga ( boru Gultom), di Desa Partali Julu ( boru Sihombing),dan di Desa Parbaju Julu seorang calon dari perempuan justru maju menantang calon petahana. Begitu juga di Desa Hutatoruan IV Saitnihuta, salah satu calon dari empat calon bernama Asima Tobing, mendapat dukungan kuat untuk menang.
Kali ini hanya dua calon yang telah ditetapkan di Desa Parbaju Julu Tarutung, yakni Sanny Vera br Matondang calon dari kalangan perempuan pada nomor urut 2, menghadapi Tolhas Hutabarat calon petahana nomor urut 1. Calon nomor 2 merupakan “paniaran” ( isteri) dari marga Hutabarat juga. Kedua kubu optimis bisa menang pada pemilihan ini.
Pada pilkades tahun 2015, pilkades di desa ini diikuti 4 calon, yang dimenangkan Tolhas Hutabarat ( kades sekarang).Persiapan pemilihan di desa ini juga sudah hangat diperbincangkan warga, seperti menjelang Pilkades sebelumnya tahun 2015.
Tanah Batak yang menganut garis patrilineal ( garis marga dari kaum pria), masih kuat prinsip seolah-olah kaum perempuan kurang pantas memimpin pemerintahan (desa). Tetapi dalam Pilkades belakangan ini, anggapan itu sudah mulai bergeser. Kaum perempuan sudah optimis untuk ikut meramaikan “pesta demokrasi desa”.
Sanny Vera br Matondang calon perempuan dalam Pilkades Parbaju Julu, cukup diperhitungkan walau pun harus berhadapan dengan Tolhas Hutabarat calon petahana yang diyakini masyarakat setempat masih berpeluang besar.
” Calon perempuan kenapa tidak, apa bedanya dari laki-laki. Yang penting visi misinya untuk membawa perubahan desa ini lebih maju kalau menang”, ujar Albert Hutabarat suami Sanny Vera bersemangat,ketika berbincang dengan kontributor IniMedan.Com baru-baru ini. Dia mengatakan, kubunya akan berjuang sedapat mungkin mencuri perhatian warga pemilih.
Menurut Boedi Simatupang salah satu panitia Pilkades Parbaju Julu, tercatat sebanyak 810 warga yang berhak memberi suara pada 23 November mendatang. (Nard)

 

admin

Media Rakyat Today lahir dari rahim seorang Jurnalis Televisi pinggiran kota depok provinsi jawabarat yang terpanggil untuk ikut berperan lewat UU Pers No.40 Tahun 1999 membaut media ini sebagai saluran aspirasi keadilan masyarakat guna meraih Indonesia maju dan juga ikut berperan membangun bangsa dengan menampilkan hasil-hasil karya anak bangsa dan negara dan juga kritik membangun baik di dalam dan di luar negeri termasuk menjaga keutuhan NKRI serta mengawal Negara Indonesia sebagai Negara Hukum dengan prinsif agar eguality before the law bisa terlaksana di Negara yang Kita Cintai Ini.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.