
Rakyat Today.id _ Tarutung –
Pasar tradisional Tarutung Tapanuli Utara Sumut kembali terbakar pada minggu 7 april 2024 sekitar pukul 20 : 30 Wib. Walau tidak ada korban jiwa namun kebakaran pasar Tarutung kali ini cukup besar menghanguskan ratusan kios dengan taksiran kerugian mencapai milyaran rupiah.
Kapolres Tapanuli utara AKBP Ernis Sitinjak lewat telpon selulernya kepada wartawan Rakyat Today liputan nasional pagi tadi membenarkan musibah kebakaran itu pasar tersebut.
Ernis mengatakan bahwa sumber api muncul pertama kali dari kios yang berada ditengah pasar diduga akibat korsleting listrik. Ungkapnya
Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Polres bersama pemkab dan unsur lainya bersama para warga berupaya berjuang berusaha mengatasi situasi tersebut,namun api sangat cepat menyebar merambat ke kios kios lainya yang rata rata terbuat dari kayu.
Selain itu kata Ernis, akses masuk kepasar cukup sempit membuat lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan kesulitan menerobos masuk kedalam pasar akibat sempitnya area atau blok dalam pasar onan Tarutung terangnya.
Disisi lain, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan saat dihubungi Rakyat Today pagi tadi lewat telpon selulernya berharap dan mengatakan, kepada para pedagang untuk tetap tenang dan waspada karena ini kebakaran kedua kalinya selalu menjelang pilkada ujarnya.
Lebih lanjut Nikson mengatakan,bahwa Pemkab Taput akan berupaya tetap membantu masalah yang terjadi,dan kita berharap agar warga tetap menjaga pasar tersebut secara bersama sama ujar Bupati Taput yang beberapa hari lalu resmi mendaftar ke DPD PDI Perjuang Sumut sebagai bakal calon gubernur sumatera utara 2024 nanti.
Berdasarkan beberapa pendapat masyarakat bahwa kondisi pasar atau onan Tarutung memang sudah sangat pantas direvitalisasi menjadi pasar modern yang tertata rapi, bersih, nyaman dan aman. bahkan sebaiknya dipindah atau posisinya dirubah dibuat site plan sesuai tata ruang kota yang tepat.
Artinya demi kenyamanan pembeli dan pedagang sebaiknya pasar atau onan ini tidak berada ditengah-tengah padat penduduk atau dikelilingi permukiman masyarakat banyak. ( Tim )



