
Rakyat Today _ Tarutung- Sumut
Gaung perayaan Natal 2021 mulai menandai hari besar umat Kristen tahun ini segera tiba, seperti tahun- tahun sebelumnya.
Seperti biasa, menyongsong perayaan Natal di kawasan Tanah Batak di awal Desember, mulai dihiasi pernak-pernik Natal. Semua gereja menyambut dengan membuat dekorasi interior. Pohon Natal dihiasi kelap-kelip lampu hias dan lampion atau kertas hias aneka warna. Di beberapa gereja seperti di kawasan Silindung pagelaran Natalan sudah dimulai meski masih di lapisan terbatas, semisal kumpulan Parhalado ( pelayan gereja), perkumpulan marga, sekolah minggu, muda-mudi gereja. Sudah terdengar pagelaran liturgi, pembacaan ayat kitab suci Alkitab yang menjadi tradisi menyambut Natal umat Kristiani.
Sesuai himbauan pemerintah setempat, prokes mengantisipasi penyebaran Covid19, tampak tetap diterapkan. Penyediaan alat ukur suhu tubuh, cucian tangan, wajib masker dan jaga jarak. “Mudah-mudahan perayaan natal tahun ini aman terutama di saat pandemi walau pun sudah mulai reda, ” ucap Op Arenz br Hutabarat kepada Rakyat Today.
Sementara itu sebuah pohon Natal elektrik kelihatan sudah menyala dengan hiasan lampu warna-warni di perbukitan Desa Hutabarat Partali Julu Tarutung. Pohon natal itu dibuat pada masa Bupati dijabat Torang Lumbantobing ( Toluto).
Hal ini membuat nuasa perayaaan Natal di tarutung semakin terasa dan Setiap akhir tahun konstruksi pohon elektrik itu menambah keindahan pada malam hari. Lokasinya strategis di ketinggian sehingga bisa dipandang dari berbagai penjuru.
Tahun ini perayaan Natal diperkirakan tidak lagi seramai masa-masa normal. Apalagi dengan masih adanya himbauan pemerintah kepada perantau, agar menunda niatnya pulang kampung kalau bukan dengan situasi urgen. Faktor kekhawatiran terhadap penyebaran Covid, menjadi pertimbangan khusus.
Forum Kordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Taput baru- baru ini telah mengadakan rapat terkait perayaan Natal dan Tahun Baru ( Nataru), di mana ada beberapa butir kebijakan yang diputuskan demi kebaikan bersama. Di antaranya himbauan kepada perantau asal Taput, jangan mudik dulu kalau bukan karena alasan mendesak. (nard)




